TAG

Review: Xiaomi Mi Pad, Pesaing Berat iPad Mini

Bagaimana performa tablet pertama Xiaomi?

Kamis, 18 Juni 2015 | 10:15 WIB

Oik Yusuf/Kompas.com Mi Pad
Untuk ukuran "anak baru", Xiaomi terlihat sangat agresif memasuki pasar Indonesia. Baru resmi hadir tahun 2014 di Tanah Air, perusahaan asal Tiongkok ini sudah merilis berbagai smartphone andalannya, seperti Redmi 2 dan Mi 4i.

"Petualangan" Xiaomi pun tidak berhenti di industri smartphone saja. Menjelang pertengahan tahun 2015, perusahaan itu mulai menjual tablet pertamanya, Mi Pad, di Indonesia.

Mi Pad sebenarnya sudah diumumkan di sebuah acara bernama Xiaomi New Product Launch Event pada tahun 2014 lalu. Meski begitu, perangkat tersebut baru masuk ke Tanah Air baru-baru ini.

Mi Pad banyak disebut-sebut sebagai "kembaran" dari tablet buatan Apple, iPad Mini. Wajar saja anggapan tersebut muncul sebab Mi Pad memang memiliki desain fisik, bentang layar, dan juga dukungan resolusi yang sama dengan tablet tersebut.

Nextren beberapa waktu lalu mendapat kesempatan langsung untuk mencoba Mi Pad selama beberapa hari. Bagaimana dengan performanya? Apakah ia nyaman digunakan untuk bekerja, browsing, dan bermain game? Berikut ulasannya.

Desain dan tampilan

Oik Yusuf/Kompas.com Kotak penjualan Mi Pad
Bentuk dari Xiaomi Mi Pad memiliki banyak kesamaan dengan tablet iPad Mini. Bahkan, secara dimensi, keduanya tidak jauh berbeda. Tablet buatan Xiaomi memiliki ukuran 202 x 135,4 x 8,5 mm dengan bobot 360 gram.

Sementara itu, iPad Mini generasi ketiga hadir dengan dimensi 200 x 134,7 x 7,5 mm berbobot 331 gram.
Oik Yusuf/Kompas.com Mi Pad memiliki bentuk mirip iPad Mini
Memiliki bentuk yang relatif sama, kamu tetap dapat membedakan keduanya dengan sangat mudah. Xiaomi Mi Pad tidak menggunakan body berbahan metal, melainkan plastik.

Sebenarnya, tidak ada yang salah dengan penggunaan material tersebut. Mungkin, penggunaan bahan tersebut untuk menekan harga dan bobot perangkat.

Akan tetapi, menurut Nextren, finishing glossy yang digunakan Mi Pad sebenarnya merupakan salah satu kelemahan dari tablet tersebut. Saat dipegang, ia terasa licin dan berminyak. Untungnya, perangkat tersebut tetap terasa kokoh sehingga kelemahan tersebut dapat tertutupi.

Dari segi layar, Mi Pad memiliki bentang yang sama dengan iPad Mini, yakni 7,9 inci. Resolusi dan tingkat kerapatan layar pun sama, yakni 2.048 x 1.536 piksel dan 324 piksel per inci.

Dengan spesifikasi seperti itu, tidak mengherankan apabila layar Mi Pad mampu menayangkan gambar dengan tajam, bersih, dan enak untuk dilihat.

Oik Yusuf/Kompas.com Tiga tombol capacitive di Mi Pad
Tombol volume dan daya berada di sisi kanan tablet. Sementara itu, terdapat tiga tombol capacitive di bawah layar, terdiri dari tombol Back, Home, dan meihat aplikasi yang berjalan.

Menariknya, tiga tombol tersebut baru akan ketahuan keberadaannya, jika tablet dalam keadaan aktif. Ketiganya bakal menyala ketika tablet sudah "bangun" dari keadaan sleep.

Meski membuat tablet terlihat semakin cantik, menurut Nextren, ketiga tombol tersebut malah menjadi kelemahan minor Mi Pad. Saat dalam keadaan mati, sedikit sulit untuk mencari letak dari tombol tersebut. Nextren sampai harus sedikit menebak letaknya.

Kelemahan lainnya, saat menonton video, Nextren seringkali secara tidak sengaja menekan tombol home. Untuk diketahui, apabila kamu tidak menekan layar untuk jangka waktu tertentu, lampu dari tombol tersebut akan padam.

Nah, saat menonton video secara landscape, jempol tangan seringkali ada di posisi di bawah layar bagian tengah, persis di bagian tombol home. Oleh karena itu, tombol jadi sering tidak sengaja tertekan.

Oik Yusuf/Kompas.com Slot microSD Mi Pad
Di bagian kiri perangkat, terdapat sebuah slot kartu. Namun, ternyata slot tersebut tidak ditujukan bagi kartu SIM, melainkan kartu memori MicroSD. Pengguna dapat memasukkan kartu MicroSD dengan kapasitas hingga 128 GB di perangkat tersebut.

Sekadar catatan, Mi Pad tidak dirilis dalam versi GSM, melainkan hanya versi WiFi only saja.

Soal kapasitas baterai, Mi Pad memiliki daya baterai yang sedikit lebih besar dibanding iPad Mini. Tablet buatan Xiaomi memiliki baterai 6.700 mAh, sedangkan iPad Mini memiliki baterai 6.470 mAh.

Jack audio 3,5 mm berada di bagian atas tabet. Adapun port micro USB berada di bagian bawah.

Spesifikasi

Dari segi spesifikasi, Xiaomi Mi Pad tampak lebih bertenaga ketimbang iPad Mini generasi 3.

Mi Pad dilengkapi dengan SoC buatan Nvidia, Tegra K1 2,2 GHz quad-core yang dilengkapi dengan GPU GeForce Kepler.

Spesifikasi lainnya adalah RAM 2 GB dan media penyimpanan internal 16 GB atau 64 GB yang dapat ditingkatkan menggunakan kartu Micro SD.

Tablet itu menggunakan kamera utama 8 megapiksel dengan kemampuan merekam video dengan kualitas 1080p. Di bagian depan, terdapat kamera 5 megapiksel.

Dengan spesifikasi seperti itu, seharusnya Mi Pad dapat digunakan untuk kegiatan sehari-hari, seperti browsing, mendengar musik, dan menonton film. Menggunakan GPU buatan Nvidia, Mi Pad sudah bisa digunakan untuk memainkan game dengan detail grafis yang tinggi sekalipun.

Adapun iPad Mini 3 dilengkapi dengan SoC Apple A7 Cyclone 1,3 GHz dual-core yang dilengkapi GPU PowerVR quad-core. Ia juga dipersenjatai RAM DDR3 1 GB dan media penyimpanan 16 GB, 64 GB, dan 128 GB tanpa adanya dukungan port kartu micro SD.

Sedangkan, iPad Mini 3 memiliki kamera utama dengan resolusi 5 megapiksel dan kamera depan 1,2 megapiksel.

Perangkat ini berjalan di sistem operasi Android 4.4.4 yang dipercantik dengan tampilan antaramuka MIUI 6.

Bagaimana jika Mi Pad digunakan untuk bekerja?

Dalam beberapa hari penggunaan, Nextren merasa Mi Pad sangat nyaman untuk digunakan bekerja. Pekerjaan yang menuntut kami untuk banyak mengetik, sangat terbantu dengan tablet tersebut.

Karena ukuran layarnya yang tidak terlalu besar, jari jempol masing-masing tangan bisa dengan mudah menjangkau bagian tengah layar. Artinya, semua tuts keyboard virtual bisa diraih dengan mudah.

Dalam posisi landscape, keyboard virtual akan menyesuaikan diri dengan posisi tersebut. Desain keyboard akan berubah dengan ukuran tuts yang lebih besar dari posisi potrait. Hal tersebut menambah nyaman pengetikan di Mi Pad.

Namun, apabila kamu tidak terlalu suka mengetik menggunakan keyboard virtual, kamu bisa saja menggunakan keyboard bluetooth. Perangkat ini sdah dilengkapi dengan Bluetooth untuk aktivitas tersebut.

Mi Pad sendiri berjalan di sistem operasi Android 4.4.4. Berjalan dengan basis Android, tentunya kamu bisa dengan menemukan dengan mudah aplikasi untuk keperluan pekerjaan, seperti Simple Note dan Google Docs.

Bagaimana dengan entertainment?

Dengan resolusi layar yang tinggi, 2.048 x 1.536 piksel, Mi Pad dapat menampilkan gambar dengan sangat baik. Alhasil, tablet ini terasa sangat nyaman untuk digunakan menonton video dengan resolusi Full HD sekalipun.

Sayangnya, speaker yang ada masih terasa kurang nendang. Memang volume yang dihasilkan bisa sangat kencang, tapi masih terasa kurang mantap.

Untungnya, hal tersebut tidak terlalu begitu mengganggu saat bermain game, tetapi tidak untuk mendengarkan musik dan menonton film. Disarankan untuk menggunakan headphone atau earphone saat melakukan kedua aktivitas tersebut.

Untuk masalah grafis, Nvidia memang jagonya. Oleh karena itu, tidak heran apabila ia mampu menjalankan game dengan baik.

Nextren mencoba game balapan Asphalt 8 untuk mengujinya. Hasilnya, balapan terasa lancar dan tidak ada lag yang terasa.

Saat dicoba memainkan game Minion Rush, yang juga memiliki grafis tinggi dan permainan cepat, perangkat ini pun dapat menjalankannya dengan sangat baik.

Performa

Xiaomi Mi Pad dengan SoC Tegra K1 2,2 GHz quad-core yang dilengkapi dengan GPU GeForce Kepler, dan RAM 2 GB, memiliki performa yang sangat tinggi, lancar, dan bebas lag saat digunakan.

Skor benchmark yang dihasilkan pun sangat mengesankan. Seperti terlihat dalam screenshot berikut ini.

PC Mark Hasil pengujian menggunakan PC Mark
Satu hal yang harus diingat, Mi Pad memiliki sebuah mode yang disebut sebagai "Performance". Dalam mode ini, perangkat akan dipacu dalam performa tertingginya. Nilai di bagian kiri merupakan hasil pengujian dalam mode tersebut.

Sementara itu, hasil yang didapatkan dalam mode standar memang lebih kecil, tetapi tidak terlalu jauh. Nilainya pun masih dalam taraf cukup tinggi.

Kamera

Sebagai sebuah tablet, Mi Pad mampu menghasilkan gambar dengan cukup baik. Saturasinya tidak berlebih, meski detailnya terasa sedikit kurang.

Berikut hasil jepretan menggunakan Mi Pad.

Deliusno/Nextren.com Hasil foto outdoor
Deliusno/Nextren.com Foto indoor
Kesimpulan

Xiaomi Mi Pad memang memiliki kelemahan di sana-sini untuk urusan desain dibandingkan iPad mini. Ia memang licin ketika dipegang. Namun, tablet ini masih terasa kokoh.

Kelemahan di segi desain dapat ditebus dengan spesifikasi dan fungsi yang dimilikinya. Perangkat Xiaomi tersebut memiliki spesifikasi yang lebih tinggi ketimbang tablet buatan Apple.

Mi Pad sangat cocok bagi kamu yang butuh "senjata" saat mobile. Tablet ini nyaman untuk browsing, mengetik, mengakses jejaring sosial, hingga bermain game.

Dengan ukurannya yang tidak terlalu besar, Mi Pad sangat mudah untuk dibawa ke mana-mana.

Akan tetapi, dengan tidak adanya fitur jaringan GSM, cukup sulit untuk mengakses internet. Cukup repot memang, jika kamu harus terus-terusan melakukan streaming internet dari smartphone.

Secara keseluruhan, Xiaomi Mi Pad bisa dikatakan sebagai tablet pendamping atau penunjang yang sempurna dari smartphone kamu.

Mi Pad sendiri dijual melalui situs e-commerce Indonesia dengan harga Rp 3 juta.
Penulis: Deliusno
Editor: Reza Wahyudi

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

COMMENTS
BERITA LAINNYA
Tali Smartwatch Android Bisa Digonta-ganti dengan Mudah-Scheduler

Tali Smartwatch Android Bisa Digonta-ganti dengan Mudah-Scheduler

Tren, Senin, 31 Juli 2017 | 00:00 WIB

Google Mode adalah sabuk untuk arloji pintar Android Wear yang dirancang supaya mudah dibongkar-pasang. Sabuk pun bisa diganti-ganti dengan dengan cep

Game Buatan Indonesia Ini Laris di iOS dan Android

Game Buatan Indonesia Ini Laris di iOS dan Android

Tren, Rabu, 18 Mei 2016 | 15:05 WIB

Game Warung Chain buatan studio Touchten mencapai peringkat atas di toko aplikasi iOS. Selain itu, game ini juga laris manis di Android.

Hyundai Bikin

Hyundai Bikin "Baju Iron Man" Sungguhan

Tren, Minggu, 15 Mei 2016 | 16:54 WIB

Hyundai membuat baju ala Iron Man. Untuk apa?

Android Baru Asus Ini Dilengkapi TV Tuner

Android Baru Asus Ini Dilengkapi TV Tuner

Gadget, Sabtu, 14 Mei 2016 | 13:46 WIB

Smartphone baru Asus ini berusaha tampil beda. Ia dilengkapi dengan fitur yang dijamin bisa membuat penggunanya nonton siaran televisi lokal di mana saja.

Fuze Tomahawk F1, Konsol Campuran PS4 dan XBox One

Fuze Tomahawk F1, Konsol Campuran PS4 dan XBox One

Gadget, Kamis, 12 Mei 2016 | 17:55 WIB

Fuze merilis sebuah konsol baru bernama Tomahawk F1. Uniknya, konsol tersebut ternyata merupakan gabungan dua produk terpopuler saat ini, yakni Sony PlayStation 4 (PS4) dan Microsoft XBox One.

Xiaomi Resmi Rilis Mi Max, Punya Layar Berukuran Jumbo

Xiaomi Resmi Rilis Mi Max, Punya Layar Berukuran Jumbo

Gadget, Rabu, 11 Mei 2016 | 12:30 WIB

Xiaomi resmi merilis Mi Mas, smartphone Android bertubuh bongsor. Selain ukuran layarnya yang besar, produk ini juga punya baterai jumbo.

Ingin Bangun Ruang "Gaming" di Rumah? Ini Tipsnya

Tren, Minggu, 28 Februari 2016 | 16:01 WIB

Ini 10 Aplikasi Penguras Baterai Android

Tren, Rabu, 28 Oktober 2015 | 11:17 WIB