TAG

Review: Xiaomi Mi4i, Ponsel Juara dengan Satu Noda

Nextren telah menguji smartphone Xiaomi Mi4i. Seperti apa kinerjanya dan apa kelemahannya?

Minggu, 12 Juli 2015 | 13:27 WIB

Icha Rastika/Kompas.com Tampak depan Xiaomi Mi 4i warna putih. Perangkat ini menggunakan MIUI 6.
Setelah meluncur di India, Xiaomi Mi 4i masuk Indonesia pada akhir Mei lalu. Smartphone ini digadang-gadang sebagai kompetitor Asus Zenfone 2.

Keduanya berada pada kisaran harga yang sama dan dirilis dalam waktu berdekatan. Spesifikasi yang diusung pun bersaing sengit.

Sebelumnya, Nextren telah mengulik performa Zenfone 2. Kali ini, giliran Mi4i yang akan diulas berdasarkan pengalaman penggunaan selama dua pekan. Berikut selengkapnya.

Desain sederhana

Xiaomi Mi 4i sengaja dibuat tipis, hanya 7,8 mm atau sebanding dengan ketebalan sambungan (port) USB pada laptop. Pilihan desain ini mengikuti tren ponsel cerdas beberapa tahun terakhir.

Walau tipis, sisi kiri ponsel masih bisa dipasangi dua slot SIM mikro. Keduanya mendukung jaringan 2G GSM, 3G HSDPA dan 4G LTE.

Hanya saja, jaringan LTE yang dimaksud berada pada frekuensi 1.800 MHz dan 2.300 MHz. Sedangkan, jaringan LTE komersil di Indonesia baru pada frekuensi 900 MHz. Frekuensi 1.800 MHz yang didukung Mi 4i baru akan hadir pada akhir 2015.

Oik Yusuf/Kompas.com Xiaomi hanya menyematkan tiga tombol fisik pada Mi 4i, yaitu tombol on/off, volume up dan volume down
Memutar ke sisi kanan, terpatri tiga tombol keras (hard button) berbahan metal. Dua tombol yang menyatu berfungsi menurunkan dan menaikkan volume suara, atau membidik gambar. Sementara itu, tombol yang berdiri tunggal berfungsi membuka, mengunci, mengatur mode (di pesawat dan diam), serta mematikan ponsel. 

Oik Yusuf/Kompas.com Port audio 3,5 milimeter diletakkan di bagian atas ponsel Xiaomi Mi 4i ini
Di sisi atas hanya ada sambungan headset standar 3,5 mm. Sisi bawah juga hanya dibenamkan sambungan USB yang berfungsi mengisi daya sekaligus mentransfer data. 
 
Tak terdapat slot Micro SD pada semua sisi dan di balik casing belakang. Menurut Vice President Xiaomi International Hugo Barra, hal ini sengaja dilakukan karena banyaknya MicroSD palsu yang beredar. Ini berpengaruh pada performa ponsel yang melambat bahkan bisa rusak. 


Icha Rastika/Kompas.com Tampak belakang Xiaomi Mi 4i. Perangkat ini terbuat dari bahan polikarbonat dengan desain unibody.
Pada punggungnya, Mi4i mematrikan lensa kamera 13 MP lengkap dengan lampu kilat dua corak (dual-tone flash). Di sisi bawah punggung tersemat logo Xiaomi berwarna perak dan kisi-kisi pengeras suara (speaker).
 
Seluruh punggung dan sisi-sisi samping dibalut plastik polikarbonat putih bertekstur kesat. Dengan ukuran 5 inci dan tekstur demikian, ponsel ini pas digenggam dan tak mudah tergelincir dari tangan. 

Plastik bertekstur kesat juga mudah dibersihkan. Jika terkena tinta pensil atau noda-noda di tas, cukup usapkan punggung ponsel dengan minyak telon. Sekejap noda bakal bersih. 

Layar tajam, tak kalah dengan matahari

Oik Yusuf/Kompas.com Ponsel Xiaomi Mi 4i menggunakan body berbahan plastik polikarbonat
Di sisi pengoperasian atau sisi depan, layar Xiaomi tampak menyatu dengan bingkai hitam mengkilap yang mengelilinginya. Pada saat ponsel dinyalakan, barulah terlihat batas antara layar dan sisi bezel tersebut.

Di atas layar sebelah kiri dipasang kamera depan 5 MP untuk membidik gambar dan video mandiri (selfie), serta melakukan panggilan video (video call). Di bawah layar, seperti halnya ponsel cerdas masa kini, terdapat tiga tombol virtual (soft button) untuk navigasi.

Layar Mi4i ini mengusung tampilan One Glass Solution (OGS) yang menyatukan IPS LCD, panel sentuh, dan kaca pelapis. Dengan kualitas Full HD 1080p, kejernihan layar pada Mi4i membuat mata betah berlama-lama menjajalnya.

Warna yang bisa ditampilkan pada layar Mi4i juga diklaim lebih kaya dibandingkan ponsel sekelasnya. Batasan warna pada monitornya mencapai 95 persen standar warna layar NTSC. Persentase tersebut bahkan lebih tinggi 23 persen ketimbang warna layar yang terakomodir pada iPhone 6.

Tampilan layar yang prima merupakan hasil penggodokan perusahaan elektronik Sharp. Perusahaan Jepang tersebut memang berniat fokus sebagai pemasok tampilan layar untuk ponsel dan tablet.

Untuk kaca pelapis, Mi4i tak menggunakan Corning Gorilla Glass 3 layaknya vendor-vendor lain saat ini. Namun, kaca pelapis Mi4i tetap digodok Corning sehingga ketahanan goresannya bisa dipercaya.

Layar memang menjadi salah satu spesifikasi unggulan Mi4i. Selain berwarna tajam, layar dengan kerapatan 441 ppi tersebut juga tak takut silau.

Di bawah sinar matahari, pengguna tak perlu meningkatkan intensitas cahaya ponsel. Dengan teknologi tampilan sinar matahari (sunlight display), layar ponsel akan menyesuaikan dengan kondisi cahaya di luar maupun di dalam ruangan.

Hasilnya, cahaya layar di bawah terik matahari tak akan redup. Pengguna bisa melihat jelas tanpa harus melindungi layar dengan telapak tangan dan memicingkan mata.

Antarmuka MIUI 6
 
Mi4i menggunakan antarmuka teranyar yang dirilis akhir tahun lalu. Antarmuka ini didukung dengan sistem operasi Android Lollipop 5.0.2.

Secara keseluruhan, antarmuka MIUI 6 terkesan minimalis. Ikon-ikonnya diberi jarak lenggang sehingga layar terkesan lapang. 

Xiaomi MIUI 6 Xiaomi
Agar tak membosankan, pilihan tema memiliki beberapa pilihan warna cerah. Tapi, bagi pengguna yang suka tampilan layar berwarna kalem, bisa menurunkan kontras dan memilih warna kusam pada penyetelan tampilan.

Walau nuansa warna bisa disetel sesuka hati, kalibrasi warna yang disediakan hanya tiga. Yakni, mode hangat (warm) yang lebih menguning, standar, dan warna dingin (cold) yang lebih membiru.

Dibanding Zenfone 2, antarmuka ZenUI lebih kaya mengakomodir kalibrasi warna layar. Di antaranya untuk menyesuaikan pencahayaan normal, pencahayaan berlebih, ruang remang, dan warna-warna lainnya yang lebih beragam.

Untuk daftar kontak, MIUI memungkinkan pengguna mengidentifikasi, menandai, dan memblokir panggilan telepon dari nomor-nomor yang tak diharapkan. Pengalaman komunikasi pengguna bakal lebih tenang tanpa gangguan dari mereka yang tak diinginkan.

en.miui.com Layar Contact dan Dial Pad MIUI 6
MIUI juga mengakomodir beberapa gestur yang memudahkan akses pengguna ke aplikasi atau kemampuan tertentu. Misalnya, jika ingin menggunakan ponsel dengan satu tangan, pengguna bisa mengaktifkan fitur one stand hand.

Cukup gulir tombol navigasi "home" ke kiri atau kanan untuk memperkecil layar. Setelahnya, pengguna bisa mengoperasikan ponsel sambil makan, menyetir atau menggendong bayi. Walau, tentu saja melakukan dua hal sekaligus bakal merusak konsentrasi dan mendatangkan bahaya.

Fitur satu tangan juga tersemat pada Zenfone 2. Bedanya, pada MIUI 6, pengguna dapat memilih ukuran layar 3,5 inci atau 4 inci. Sedangkan pada Zenfone 2, pengguna tak diberi pilihan ukuran layar.

Selain gestur satu tangan, adapula gestur untuk mengaktifkan kaca pembesar di laman apapun. Pengguna cukup mengetuk layar tiga kali, skala layar bakal meningkat (zoom in).

Jika ingin diperbesar sesuai kenyamanan mata, pengguna cukup menggunakan dua jari dengan gestur menjauh satu sama lain. Atau, mencubit layar dengan dua jari untuk memperkecil layar dan mengembalikannya ke skala normal (zoom out).

Sayang, gestur-gestur MIUI pada Mi4i masih kurang responsif. Saat mengaktifkan one handed operation misalnya, pengguna harus mengulang berkali-kali baru fitur tersebut aktif.

Sama halnya ketika pengguna mencoba mengaktifkan fitur TalkBack untuk penyandang tuna netra. Fitur tersebut sukar dimatikan dan mengganggu pengalaman penggunaan. Perlu kesabaran ekstra dan percobaan berkali-kali baru fitur tersebut bisa dinonaktifkan.

Hal ini tak hanya dialami Nextren. Beberapa pengguna MIUI 6 juga melontarkan keluhan serupa, salah satunya melalui forum resmi MIUI.

Kamera cantik yang multitasking

Sepintas, kamera yang diusung Mi4i serupa dengan pixelmaster generasi kedua bawaan Zenfone 2. Keduanya mempercayakan lensa berkualitas 13 MP untuk kamera utama dan 5 MP untuk kamera "selfie".

Keduanya juga mengakomodir pilihan kamera manual yang memberikan akses ke beberapa parameter. Pengguna bisa mengatur ISO, Exposure, Focus dan White Balance.

Pada Mi4i, rentang sensitivitas bisa diatur hingga ISO 3200. Sehingga cahaya yang dihimpun dapat membantu ketika digunakan pada ruangan remang. Exposure Time juga bisa disetel hingga 2 detik. Ini berfungsi untuk membidik objek tertentu pada ruangan gelap.

Adapula pengaturan fokus, pengguna dapat mengatur letak fokus hanya dengan menggulir ke kiri dan kanan layar.

Untuk White Balance, ada empat pilihan yang tersedia pada Mi4i. Yakni pada kondisi cahaya standar dalam ruangan, cahaya terang dalam ruangan, terang matahari, serta kondisi luar ruangan dalam keadaan mendung. 

Berikut hasil foto menggunakan kamera Mi4i di ruang terbuka dan ruang tertutup:

Fatimah Kartini Bohang Jam gadang, ikon kota Bukittinggi, Padang, Sumatera Barat.
Fatimah Kartini Bohang Hidangan Padang di Bukittinggi
Fatimah Kartini Bohang Fitur manual dan multitasking kamera Mi4i

Yang berbeda dari kamera Mi4i adalah fitur multitasking. Saat merekam video, pengguna bisa sekaligus menjepret foto. Hal ini bisa berguna untuk beberapa keperluan.

Misalnya, jika pengguna sedang merekam pertandingan bola tim kesukaan, lalu pemain kesukaan mencetak gol. Pengguna tak perlu mengganti mode video ke kamera biasa untuk membidik aksi pemain favorit.

Merekam dan membidik bisa dilakukan bersamaan tanpa mengorbankan salah satu aktivitas. Sehingga, pengguna tak bakal ketinggalam momen-momen berharga. Baik dalam rekaman gambar bergerak, maupun gambar statis yang bisa dipajang di mana saja.

Fatimah Kartini Bohang Hasil selfie tanpa beautification (ki) dan dengan beautification level medium (ka). Wajah lebih mulus namun tetap natural

Nah, hal lain yang membedakan Pixelmaster 2.0 Zenfone 2 dengan kamera Mi4i terletak pada fitur beautification yang diusung.

Bagi beberapa orang, fitur ini mungkin tak signifikan menentukan kualitas kamera. Namun, bagi para pecinta selfie, fitur ini bisa jadi yang terpenting dalam menentukan pilihan ponsel.

Berdasarkan pengalaman Nextren, fitur beautification pada Zenfone 2 lebih signifikan meningkatkan kecantikan. Apalagi jika pengaturan "tingkat kecantikan" dimaksimalkan.

Wajah bakal tampak sangat putih, tekstur hidung tampak menyatu dengan pipi saking tingginya tingkat kemulusan kulit,serta kontras pada mata dan rambut sangat tajam.

Berbeda dengan fitur beautification pada kamera Mi4i yang lebih apa adanya. Daripada memperputih kulit wajah, Mi4i lebih memilih menghaluskan kulit penggunanya. Sehingga jerawat-jerawat kecil pada dahi bisa direduksi.

Kontras pada rambut dan mata pun tampak sama dengan foto yang dibidik tanpa mengaktifkan fitur beautification. Dengan ini, hasil selfie terkesan lebih cantik namun tetap natural.

Pengguna tak perlu khawatir menuai cibiran di media sosial. "Kok foto sama wajah asli nggak mirip?" begitu kira-kira.

Terkait fitur beautification mana yang lebih mumpuni, tiap pengguna berdebat sesuai selera dan kebutuhan. Bagi beberapa orang, tingkat keputihan wajah yang bisa diatur sedemikian rupa melalui fitur Beautification Zenfone 2 merupakan hal yang menyenangkan untuk selfie. Tapi, adapula yang mengaggap fitur bawaan Zenfone 2 tersebut membuat wajah tampak palsu.

Di lain sisi, ada juga yang menyebut fitur beautification Mi4i tak mempercantik seseorang secara signifikan. Tapi, beberapa menganggap beautification Mi4i bisa meningkatkan kepercayaan diri dengan kecantikan alami yang dihasilkan. 


Ketahanan baterai standar

Xiaomi mengusung desain unibody atau tubuh ponsel menyatu dengan komponen-komponen di dalamnya. Sehingga, baterai lithium miliknya pun tak bisa dicopot.

Apple dari Tiongkok ini mempercayakan baterai berkapasitas 3120 mAh pada Mi4i, atau 120 mAh lebih besar dibandingkan Zenfone 2. Tak heran, ketahanannya pun lebih mumpuni. Walau tak bisa pula dikatakan unggul.

Saat akan mengetes ketahanan baterai Mi4i dengan aplikasi performa PCMark, pengujian berulang kali gagal. Untuk itu, Nextren hanya membeberkan pengalaman selama penggunaan.

Rata-rata dengan pemakaian mayoritas untuk aplikasi media sosial (Instagram, Snapchat, Twitter), chatting (WhatsApp), kamera, browser dan email, baterai Mi4i bisa tahan hingga seharian penuh.

Ketahanan tersebut bakal berbeda dengan kebiasaan pengguna lain. Misalnya, jika pengguna lebih senang menjajal ponsel untuk main game dan mendengar musik. Tantu ketahanannya akan berbeda. Bisa lebih tahan lama, atau lebih boros.

Dengan skema penggunaan yang dilakukan Nextren, pengisian daya kerap dilakukan tengah malam saat kondisi baterai tersisa 20 persen. Dari presentasi demikian hingga baterai terisi penuh, kira-kira dibutuhkan waktu 1,5 jam.

Sebaiknya jangan mengisi daya ketika baterai benar-benar kosong. Sebab, Mi4i, seperti beberapa ponsel Xiaomi, bakal membutuhkan waktu lumayan lama untuk kembali hidup dari mati surinya.

Kelebihan baterai Mi4i terletak pada performanya yang jarang panas selama digunakan. Berbeda dengan Zenfone 2 yang acap kali panas kala digunakan untuk beberapa aktivitas sekaligus.

Hal ini juga dipengaruhi oleh kapasitas RAM. Mi4i berjalan dengan kapasitas RAM 2 GB, sementara Zenfone 2 harus menanggulangi aktivitas dengan RAM 4GB.

Pengguna dapat memeriksa menu penyetelan untuk mengetahui kondisi baterai. Persentase penggunaan baterai untuk aplikasi dan hardware akan ditunjukkan oleh ponsel. Pengguna juga bisa mengubah tampilan baterai pada layar. Misalnya ingin menunjukkan indikator baterai dengan presentase, grafik, atau bar pada sisi atas layar.

Pengaturan penggunaan baterai juga dapat diatur. Misalnya, pada pemakaian normal, pengguna dapat memilih mode"performa". Sedangkan, untuk menghemat baterai, pengguna dapat memilih mode "seimbang". Perbedaan kedua pengaturan tak dirasa terlalu berarti.

Spesifikasi dan performa

Mi4i dipersenjatai dengan "jeroan" yang mumpuni untuk mendukung spesifikasi lainnya yang telah dibahas pada sub-bab sebelumnya. Ponsel untuk kelas menengah ini menggunakan chip 64-bit Qualcomm Snapdragon 615 generasi kedua dengan delapan inti CPU (empat inti 1.7 GHz & empat inti 1.1 GHz).

Beberapa perusahaan teknologi terkemuka digandeng untuk menciptakan komponen-komponen Mi4i. Di antaranya Sharp yang menggodok layar Full HD 1920x1080p, kerapatan 441 ppi dan anti-silau. Adapun Samsung dan Sony sebagai penyuplai baterai lithium 3120 mAh.)

Kapasitas penyimpanan internalnya 16 GB dan tak bisa ditambah lagi karena tak tersedia slot MicroSD pada tubuh ponsel. Penyimpanan tersebut ditopang dengan kapasitas RAM 2 GB.

Ponsel ini berjalan dengan sistem operasi Android Lollipop teranyar. Untuk kamera, Mi4i mempercayakan lensa 13 MP dan 5 MP dengan beberapa fitur yang mumpuni untuk aktivitas "narsis" dan kreatif penggunanya. 

Nextren juga melakukan pengujian performa dengan aplikasi AnTuTu dan PCmark. Berikut hasil yang diperoleh.

Fatimah Kartini Bohang Pengujian performa dengan AnTuTu
Fatimah Kartini Bohang Pengujian performa dengan PCmark
Dengan performa dan spesifikasi yang dijabarkan, ponsel ini dibanderol seharga Rp 2,8 juta. Xiaomi dijual melalui flash sale di situs Xiaomi Indonesia.


Kesimpulan

Berdasarkan pengalaman Nextren menjajal Mi4i selama kurang lebih dua pekan, bisa dikatakan ponsel ini juara, tak ada hambatan berarti yang dirasakan. Misalnya terkait isu baterai bocor yang secara signifikan akan mengganggu aktivitas sehari-hari. Isu lain seperti pengoperasian aplikasi yang terhenti tiba-tiba juga tak pernah dirasakan.

Sejak awal, penggunaan lebih banyak diarahkan pada aktivitas media sosial seperti Instagram, Twitter dan Snapchat. Sebab, kelebihan-kelebihan yang dibawa Mi4i sesuai untuk pengguna remaja yang doyan bersosialisasi lewat ranah maya.

Misalnya, kelebihan pada kamera Mi4i. Memadukan kamera 13 MP dengan kamera 5 MP dalam satu perangkat tipis merupakan satu kombinasi yang pas bagi para remaja kreatif dan supel. Dilengkapi beragam fitur pendukung, pengguna bisa membuat video kreatif atau serial foto yang kemudian diunggah ke ranah maya.

Atau, bagi para remaja yang doyan selfie untuk memancing ketenaran di media sosial, fitur beautification pada kamera depan Mi4i juga bakal sangat membantu. Tak perlu takut terlihat palsu, hasil fitur kecantikan Mi4i tampak lebih natural dari beberapa kompetitornya.

Tak menutup kemungkinan pula ponsel ini dilirik para gamer. Pasalnya, layar dengan warna tajam yang digodok Sharp tersebut sangat pas digunakan untuk bermain game dan menonton video. Apalagi, di bawah sinar matahari pun layar Mi4i tetap terang berkat teknologi sunlight display.

Sayangnya, ada "noda" yang barangkali membuat para gamer atau pehobi foto enggan menggunakan ponsel berspesifikasi lengkap ini. Kapasitas penyimpanan 16 GB yang tersedia otomatis tak bisa diekspansi lebih lanjut. Sebab, Mi4i tak membenamkan slot MicroSD tambahan.

Untuk penggila game dan pengguna yang hobi memotret, kapasitas 16 GB tentu tak cukup. Apalagi, kapasitas itu telah dipotong oleh sistem dan beberapa aplikasi bawaan Mi4i. Jika mengandalkan MiCloud 10 GB yang tersedia cuma-cuma dari antarmuka MIUI 6, pengguna harus memastikan adanya koneksi internet yang mumpuni.

Berbicara terkait koneksi internet, ponsel ini sudah mendukung jaringan internet cepat 4G LTE. Hanya saja, jaringan 4G yang didukung berada pada frekuensi 1800 MHz. Saat ini jaringan pada pita frekuensi tersebut belum digelar secara komersil.

Namun, empat operator tengah melakukan penataan bertahap di beberapa daerah. Ditargetkan, akhir tahun ini seluruh masyarakat Indonesia sudah bisa mencicipi internet cepat tersebut.

Kelebihan:

+ bobot ringan dengan desain tipis
+ warna layar tajam dan anti silau
+ fitur beautification yang natural
+ harga relatif murah untuk spesifikasi lengkap
+ dual SIM mendukung semua jaringan, 2G, 3G dan 4G 1800 MHz yang sebentar lagi dikomersilkan di Indonesia.

Kekurangan:

- tak tersedia slot MicroSD

Spesifikasi:

  Xiaomi Mi 4i
Bentang layar 5 inci
Resolusi layar IPS LCD, 1920 x 1080 piksel (full HD), 441 ppi, Sunlight Display
Bobot/dimensi 130 gram/138.1 x 69.6 x 7.8 mm
Baterai 3.120 mAh
Prosesor Qualcomm Snapdragon 615 (2nd gen) octa-core 1,7 GHz (quad-core 1.7 GHz & quad-core 1,1 GHz)
GPU Adreno 405
RAM/memori internal 2 GB/16 GB
Kamera utama/depan 13 megapiksel, two tone flash/5 megapiksel, f/1.8
Konektivitas 4G LTE 1.800 MHz, WiFi MU-MIMO
Sistem operasi Android 5.0 Lollipop
Fitur lain Dual-SIM (microSIM), keduanya mendukung 2G, 3G, 4G
Penulis: Fatimah Kartini Bohang
Editor: Reza Wahyudi

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

COMMENTS
BERITA LAINNYA
Tali Smartwatch Android Bisa Digonta-ganti dengan Mudah-Scheduler

Tali Smartwatch Android Bisa Digonta-ganti dengan Mudah-Scheduler

Tren, Senin, 31 Juli 2017 | 00:00 WIB

Google Mode adalah sabuk untuk arloji pintar Android Wear yang dirancang supaya mudah dibongkar-pasang. Sabuk pun bisa diganti-ganti dengan dengan cep

Game Buatan Indonesia Ini Laris di iOS dan Android

Game Buatan Indonesia Ini Laris di iOS dan Android

Tren, Rabu, 18 Mei 2016 | 15:05 WIB

Game Warung Chain buatan studio Touchten mencapai peringkat atas di toko aplikasi iOS. Selain itu, game ini juga laris manis di Android.

Hyundai Bikin

Hyundai Bikin "Baju Iron Man" Sungguhan

Tren, Minggu, 15 Mei 2016 | 16:54 WIB

Hyundai membuat baju ala Iron Man. Untuk apa?

Android Baru Asus Ini Dilengkapi TV Tuner

Android Baru Asus Ini Dilengkapi TV Tuner

Gadget, Sabtu, 14 Mei 2016 | 13:46 WIB

Smartphone baru Asus ini berusaha tampil beda. Ia dilengkapi dengan fitur yang dijamin bisa membuat penggunanya nonton siaran televisi lokal di mana saja.

Fuze Tomahawk F1, Konsol Campuran PS4 dan XBox One

Fuze Tomahawk F1, Konsol Campuran PS4 dan XBox One

Gadget, Kamis, 12 Mei 2016 | 17:55 WIB

Fuze merilis sebuah konsol baru bernama Tomahawk F1. Uniknya, konsol tersebut ternyata merupakan gabungan dua produk terpopuler saat ini, yakni Sony PlayStation 4 (PS4) dan Microsoft XBox One.

Xiaomi Resmi Rilis Mi Max, Punya Layar Berukuran Jumbo

Xiaomi Resmi Rilis Mi Max, Punya Layar Berukuran Jumbo

Gadget, Rabu, 11 Mei 2016 | 12:30 WIB

Xiaomi resmi merilis Mi Mas, smartphone Android bertubuh bongsor. Selain ukuran layarnya yang besar, produk ini juga punya baterai jumbo.

Ingin Bangun Ruang "Gaming" di Rumah? Ini Tipsnya

Tren, Minggu, 28 Februari 2016 | 16:01 WIB

Ini 10 Aplikasi Penguras Baterai Android

Tren, Rabu, 28 Oktober 2015 | 11:17 WIB