TAG

Ekor Pesawat Terseret di Landasan Gara-gara iPad

Sebuah pesawat Boeing 737-800 milik maskapai Qantas mengalami insiden tailstrike gara-gara salah input data di iPad.

Rabu, 18 November 2015 | 10:19 WIB

Wikimedia B737-800 Qantas.
Australian Transport Safety Bureau (ATSB), atau KNKT-nya Australia, merilis hasil penyelidikan insiden "tailstrike" yang dialami oleh Boeing 737-800 maskapai Qantas.

Dalam insiden yang terjadi pada 1 Agustus 2014 di bandara Sydney, Australia itu, ekor pesawat dengan registrasi VH-VZR itu bergesekan dengan aspal landas pacu saat hendak takeoff.

Dikutip Nextren dari Ars Technica, Rabu (18/11/2015), hasil penyelidikan ATSB menunjukkan bahwa kejadian tersebut disebabkan oleh salah pencet kru pesawat di perangkat iPad.

iPad dengan aplikasi yang telah disertifikasi memang telah menjadi alat bantu sebagian pilot dalam mengerjakan tugas-tugasnya, seperti menghitung MTOW (maximum takeoff weight) pesawat. Hasil penghitungan dari software di iPad itu kemudian dimasukkan ke dalam komputer pesawat (FMC/flight management computer).

Dalam kasus Qantas ini, pilot salah memasukkan nilai MTOW yang seharusnya 76.400 kg menjadi 66.400 kg, atau kurang 10.000 kg.

ATSB Software kalkulasi performa pesawat di iPad menunjukkan angka MTOW yang lebih rendah.
Di samping itu, pilot juga salah melakukan input suhu udara saat itu di dalam aplikasi. Alih-alih memasukkan angka 35 derajat celcius, pilot malah memasukkan nilai 51 derajat celcius.

Beda angka dalam nilai MTOW dan suhu udara tersebut membuat aplikasi di iPad mengkalkulasi daya dorong (thrust) yang dikeluarkan mesin saat takeoff menjadi lebih rendah pula. Hasilnya, kalkulasi kecepatan juga keliru.

Aplikasi di iPad menghasilkan angka kecepatan VR (V Rotate/kecepatan saat hidung pesawat mulai diangkat pilot) yang lebih rendah.

"Dengan bobot 76.400 kg dan suhu 35 derajat celcius, mesin harusnya mengeluarkan tenaga 93,1 persen dengan kecepatan takeoff 157 knots, namun karena error, thrust diatur pada tingkat 88,4 persen dan kecepatan takeoff-nya 146 knots," tulis ATSB.

Dengan angka VR yang lebih rendah dari seharusnya, saat hidung pesawat diangkat, pesawat tidak lepas landas.

Hidung pesawat hanya mendongak saja dalam waktu cukup lama, sehingga ekor pesawat bergesekan dengan runway sebelum akhirnya berhasil lepas landas.

ist Ilustrasi adegan tailstrike yang dialami oleh B737-800 Turkish Airlines.
ATSB menyebut kesalahan ini sebagai "transposition error," atau bahasa awamnya kesalahan pencet. Maksudnya ingin menekan angka 5, tapi yang keluar justru angka 6 di iPad. Penyebabnya bisa bermacam-macam, seperti tombol yang berdekatan, ukuran tombol yang kecil, atau jari yang berukuran besar saat mengoperasikan layar sentuh.

ATSB software kalkulasi performa pesawat di iPad yang diinput dengan angka yang sesuai, menghasilkan daya persentase thrust dan angka VR yang lebih tinggi.
Awak kabin yang duduk di belakang saat itu mendengar bunyi gesekan dan melaporkan ke awak kokpit. Namun setelah mengecek berbagai sensor dan mengontak mekanik maskapai, pilot memutuskan tetap melanjutkan penerbangan karena merasa tidak ada hal yang aneh.

Setelah mendarat di bandara tujuan dan mengecek bagian ekor pesawat, pilot menemukan cat di bagian ekor telah mengelupas dan ada goresan.
Penulis: Reska K. Nistanto
Editor: Oik Yusuf
Sumber: ArsTechnica
COMMENTS
BERITA LAINNYA
Game Buatan Indonesia Ini Laris di iOS dan Android

Game Buatan Indonesia Ini Laris di iOS dan Android

Tren, Rabu, 18 Mei 2016 | 15:05 WIB

Game Warung Chain buatan studio Touchten mencapai peringkat atas di toko aplikasi iOS. Selain itu, game ini juga laris manis di Android.

Hyundai Bikin

Hyundai Bikin "Baju Iron Man" Sungguhan

Tren, Minggu, 15 Mei 2016 | 16:54 WIB

Hyundai membuat baju ala Iron Man. Untuk apa?

Android Baru Asus Ini Dilengkapi TV Tuner

Android Baru Asus Ini Dilengkapi TV Tuner

Gadget, Sabtu, 14 Mei 2016 | 13:46 WIB

Smartphone baru Asus ini berusaha tampil beda. Ia dilengkapi dengan fitur yang dijamin bisa membuat penggunanya nonton siaran televisi lokal di mana saja.

Fuze Tomahawk F1, Konsol Campuran PS4 dan XBox One

Fuze Tomahawk F1, Konsol Campuran PS4 dan XBox One

Gadget, Kamis, 12 Mei 2016 | 17:55 WIB

Fuze merilis sebuah konsol baru bernama Tomahawk F1. Uniknya, konsol tersebut ternyata merupakan gabungan dua produk terpopuler saat ini, yakni Sony PlayStation 4 (PS4) dan Microsoft XBox One.

Xiaomi Resmi Rilis Mi Max, Punya Layar Berukuran Jumbo

Xiaomi Resmi Rilis Mi Max, Punya Layar Berukuran Jumbo

Gadget, Rabu, 11 Mei 2016 | 12:30 WIB

Xiaomi resmi merilis Mi Mas, smartphone Android bertubuh bongsor. Selain ukuran layarnya yang besar, produk ini juga punya baterai jumbo.

Ini Desain Kostum Baru

Ini Desain Kostum Baru "Power Rangers"

Tren, Senin, 9 Mei 2016 | 15:29 WIB

Kostum baru Power Rangers beredar di internet. Seperti apa?

Ingin Bangun Ruang "Gaming" di Rumah? Ini Tipsnya

Tren, Minggu, 28 Februari 2016 | 16:01 WIB

Ini 10 Aplikasi Penguras Baterai Android

Tren, Rabu, 28 Oktober 2015 | 11:17 WIB