TAG

Zuckerberg dan Stephen Hawking Siapkan Wahana Pencari Alien

Pendiri Facebook bekerja sama dengan fisikawan terkemuka dan miliarder Rusia dalam proyek paling ambisius sepanjang sejarah untuk pencarian makhluk asing. Ini detail wahana angkasanya.

Minggu, 17 April 2016 | 16:18 WIB

Reuters Nanocraft bergerak dengan layar khusus, mirip kapal di laut

Alpha Centauri adalah salah satu sistem bintang terdekat dengan bumi. Jaraknya "cuma" 40 triliun kilometer atau setara 4,37 tahun cahaya. Ke sanalah tujuan misi paling ambisius sepanjang sejarah untuk mencari makhluk asing.

Inisiatornya ada tiga orang, yakni pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, fisikawan terkemuka Stephen Hawking, dan miliarder Rusia, Yuri Milner.

Misi pencarian kehidupan makhluk asing (alien) itu dinamai “Breakthrough Starshot” dan menelan biaya sebesar 100 juta dollar AS.

“Bumi adalah tempat yang indah, tetapi mungkin tak akan selamanya ada. Cepat atau lambat, kami mesti menjelajahi bintang-bintang. Breakthrough Starshot adalah langkah pertama perjalanan itu,” ujar Hawking.

Proyek Breakthrough Starshot mengandalkan ribuan wahana mungil bernama nanocraft yang diluncurkan ke luar angkasa oleh roket konvensional. Begitu berada di orbit, nanocraft akan memulai perjalannanya.

Nanocraft berukuran sangat kecil, kira-kira sebanding dengan prangko. Beratnya cuma beberapa gram. Konsep propulsinya mirip-mirip dengan kapal laut, yang bergerak dengan “ditarik” oleh semacam layar khusus.

Bedanya, bukan angin yang akan mendorong layar nanocraft, melainkan sinar laser yang ditembakkan dari Bumi. Metode “kapal layar” ini dipercaya bisa membuat wahana mungil itu bergerak dengan laju mencapai 20 persen kecepatan cahaya.

Reuters Sinar laser akan ditembakkan dari bumi untuk mendorong layar nanocraft

Waktu yang diperlukan untuk mencapai Alpha Centuri pun terbilang sangat singkat, hanya 20 tahun. Masa itu jauh lebih pendek dibandingkan perjalanan dengan pesawat antariksa terkencang saat ini, yang membutuhkan 30.000 tahun untuk pergi ke sana.

“Tembok yang membatasi kita adalah ruang jauh antara kita dan bintang-bintang. Namun, kita akan bisa melampauinya dengan sinar, layar, dan wahana antariksa teringan yang pernah dibuat,” imbuh Hawking.

Sesampainya di Alpha Centauri, nanocraft bakal mencari planet yang mirip bumi dan memotretnya. Bakal butuh waktu tahunan untuk mengirim foto karena sinyal elektromagnetik yang dipakai sebagai medium pengirim bergerak dengan kecepatan cahaya, sementara cahaya butuh waktu 4,37 tahun untuk mencapai Bumi.

Masalahnya, sebelum bisa memberangkatkan nanocraft pun, para ilmuwan di Bumi butuh waktu bertahun-tahun untuk mengembangkan teknologi terkait. Digabungkan dengan waktu perjalanan, agaknya warga Bumi masih harus menunggu beberapa dekade lagi sebelum bisa melihat foto dari sistem bintang tetangga.

Penulis: Oik Yusuf
Editor: Reza Wahyudi
COMMENTS
BERITA LAINNYA
Tali Smartwatch Android Bisa Digonta-ganti dengan Mudah-Scheduler

Tali Smartwatch Android Bisa Digonta-ganti dengan Mudah-Scheduler

Tren, Senin, 31 Juli 2017 | 00:00 WIB

Google Mode adalah sabuk untuk arloji pintar Android Wear yang dirancang supaya mudah dibongkar-pasang. Sabuk pun bisa diganti-ganti dengan dengan cep

Game Buatan Indonesia Ini Laris di iOS dan Android

Game Buatan Indonesia Ini Laris di iOS dan Android

Tren, Rabu, 18 Mei 2016 | 15:05 WIB

Game Warung Chain buatan studio Touchten mencapai peringkat atas di toko aplikasi iOS. Selain itu, game ini juga laris manis di Android.

Hyundai Bikin

Hyundai Bikin "Baju Iron Man" Sungguhan

Tren, Minggu, 15 Mei 2016 | 16:54 WIB

Hyundai membuat baju ala Iron Man. Untuk apa?

Android Baru Asus Ini Dilengkapi TV Tuner

Android Baru Asus Ini Dilengkapi TV Tuner

Gadget, Sabtu, 14 Mei 2016 | 13:46 WIB

Smartphone baru Asus ini berusaha tampil beda. Ia dilengkapi dengan fitur yang dijamin bisa membuat penggunanya nonton siaran televisi lokal di mana saja.

Fuze Tomahawk F1, Konsol Campuran PS4 dan XBox One

Fuze Tomahawk F1, Konsol Campuran PS4 dan XBox One

Gadget, Kamis, 12 Mei 2016 | 17:55 WIB

Fuze merilis sebuah konsol baru bernama Tomahawk F1. Uniknya, konsol tersebut ternyata merupakan gabungan dua produk terpopuler saat ini, yakni Sony PlayStation 4 (PS4) dan Microsoft XBox One.

Xiaomi Resmi Rilis Mi Max, Punya Layar Berukuran Jumbo

Xiaomi Resmi Rilis Mi Max, Punya Layar Berukuran Jumbo

Gadget, Rabu, 11 Mei 2016 | 12:30 WIB

Xiaomi resmi merilis Mi Mas, smartphone Android bertubuh bongsor. Selain ukuran layarnya yang besar, produk ini juga punya baterai jumbo.

Ingin Bangun Ruang "Gaming" di Rumah? Ini Tipsnya

Tren, Minggu, 28 Februari 2016 | 16:01 WIB

Ini 10 Aplikasi Penguras Baterai Android

Tren, Rabu, 28 Oktober 2015 | 11:17 WIB